pacman, rainbows, and roller s
Img
Homecatatan si folreysAbout meMy gallery
2026-07-25
PRESIDEN PERTAMA INDONESIA
SOEKARNO(Bung Karno)

Presiden Soekarno
(Bung Karno)


Inilah sosok pejantan tangguh
Indonesia. Lelaki yang tampak
jelas wibawa dan kharismanya ini
menjabat sebagai presiden
pertama Indonesia pada tahun
periode 1945 – 1966 yaitu
Presiden Soekarno (Bung Karno).
Ir. Soekarno lahir di Surabaya,
Jawa Timur, 6 Juni 1901 dari
pasangan Sukemi Sosrodihardjo
(seorang guru) dan Ida ayu
Nyoman Rai (bangsawan Bali)
yang lebih dikenal Idayu. Beliau
meninggal di Jakarta, 21 Juni
1970 pada umur 69 tahun.



Ia adalah Proklamator
Kemerdekaan Indonesia
(bersama dengan Mohammad
Hatta) pada tanggal 17 Agustus
1945. Soekarno atau biasa di
panggil BUNG KARNO merupakan
pencetus konsep mengenai dasar
negara Indonesia dan
menamainya Pancasila.


  • Semasa hidupnya, beliau mempersunting tiga istri dan diberkahi delapan anak. Dari istri pertama Fatmawati dikaruniai anak Guntur, Megawati, Rachmawati, Sukmawati dan Guruh. Dari istri kedua Hartini mempunyai Taufan dan Bayu, sedangkan dari istri ketiga Ratna Sari Dewi, wanita turunan Jepang bernama asli Naoko Nemoto mempunyai anak Kartika.

Di usia 13 tahun Soekarno kecil
menyelesaikan sekolah Dasar
Bumiputera di Mojokerto,
melanjutkan kesekolah dasar
Belanda dan lulus setahun
kemudian dengan sekaligus
mengantongi ijazah ujian calon
pegawai negeri rendahan.
Soekarno (Bung Karno) tinggal
di rumah Haji Oemar Said
Tokroaminoto (sahabat ayahnya
Sukemi Sosrodihardjo). Haji
Oemar Said Tokroaminoto
adalah politisi kawakan pendiri
Syarikat Islam. Kemudian
Soekarno (Bung Karno)
melanjutkan sekolah di HBS
(Hoogere Burger School). Saat
belajar di HBS itu, Soekarno
telah menggembleng jiwa
nasionalismenya. Selepas lulus
HBS tahun 1920, pindah ke
Bandung dan melanjut ke THS
(Technische Hoogeschool atau
sekolah Tekhnik Tinggi yang
sekarang menjadi ITB). Ia
berhasil meraih gelar “Ir” pada
tanggal 25 Mei 1926

Bersama Sartono, Anwari, Samsi
Tilaar, Sujdjadi, Iskak
Tjokroadisuryo, Budiarto Tjipto
Mangunkusumo, dan Sunario, Ir.
Soekarno (Bung Karno)
merumuskan ajaran
Marhaenisme dan mendirikan
perserikatan Nasional Indonesia
(PNI) yang kemudian diubah
menjadi Partai Nasional
Indonesia (PNI) pada 4 Juli 1927,
dengan tujuan kemerdekaan
Indonesia. Dalam pembelaannya
berjudul Indonesia Menggugat,
beliau menunjukkan kemurtadan
Belanda, bangsa yang mengaku
lebih maju itu. Akibatnya,
Belanda memenjarakannya di
penjara Sukamiskin, Bandung 29
Desember 1929. Keluar dari
penjara tahun 1932, aktivitasnya
membakar semangat rakyat
semakin gila. Lalu ia di tangkap
lagi secara dadakan karena
menyebarkan risalah Mencapai
Indonesia Merdeka dan
diasingkan ke ende Flores.
Setelah 4 tahun dipengasingan
ende, kemudian tanggal 14
Febuari 1938 Ir.Soekarno (Bung
Karno) dipindahkan ke
Bengkulu.

Dalam sidang BPUPKI tanggal 1
Juni 1945, Ir.Soekarno
mengemukakan gagasan tentang
dasar negara yang disebutnya
Pancasila. kemudian Tanggal 17
Agustus 1945, Ir Soekarno dan
Drs. Mohammad Hatta
memproklamasikan
kemerdekaan Indonesia yang di
bacakan di kediaman Soekarno.
Sehari setelah Indonesia
merdeka, panitia persiapan
kemerdekaan kemudian
mengesahkan dalam sidang PPKI,
18 Agustus 1945 bahwa
Ir.Soekarno terpilih secara
aklamasi sebagai Presiden
Republik Indonesia yang pertama
dan Drs. Mohammad Hatta
sebagai Wakilnya.



Perjuangan demi perjuangan
Presiden Soekarno (Bung Karno)
bersama pejuang-pejuang rakyat
Indonesia telah membawa
bangsa ini dalam kemerdekaan
yang mutlak. Namun setelah
kejayaan Kepresidenannya dan
apa yang telah di raih, ia
mengalami kejatuhan. Dimulai
sejak pengunduran diri Hatta
dari kancah perpolitikan
Indonesia pada tahun 1956,
disusul dengan pemberontakan
G-30-S/PKI, membuat Soekarno
tidak dapat “memenuhi” cita-cita
bangsa Indonesia yang makmur
dan sejahtera. Presiden Soekarno
(Bung Karno) semakin terpuruk
setelah pengangkatan Soeharto
sebagai Presiden Indonesia yang
Ke2 oleh MPR.



Kesehatan Soekarno (Bung
Karno) sebagai mantan Presiden
terus memburuk, ia jatuh sakit
hingga sekarat karena tidak
mendapatkan perawatan yang
layak. Detik-detik akhir hidup
mantan Presiden Soekarno
(Bung Karno) seperti tiada arti,
terbengkalai dengan penyakit-
penyakit menggerogoti
tubuhnya. Perjuangan dan
Prestasi terbesar di jagat raya
Indonesia ini yang ia dapat
seakan angin lalu tak berbekas,
ia benar-benar menderita
bahkan sangat menderita. Hari
Minggu, 21 Juni 1970 Soekarno
(Bung Karno) meninggal dunia.
Ia disemayamkan di Wisma Yaso,
Jakarta dan dimakamkan di
Blitar, Jatim di dekat makam
ibundanya. Soekarno (Bung
Karno) meninggal dengan
membawa kemuliaan hidupnya
dengan penghargaan dan
sederet gelar lainya, termasuk 27
gelar doctor kehormatan.



Pemerintah menganugerahkan
Bung Karno sebagai Pahlawan
Proklamasi. Soekarno (Bung
Karno) memang Pahlawan
Indonesia yang gagah berani
“Jasa dan tentang mu tak akan
terlupakan hingga hancur Bumi”.


Adakah Soekarno (Bung Karno)
lainnya di ZAMAN sekarang?


Submit your website to 20 Search Engines - FREE with ineedhits!
SEO Services





ping fast  my blog, website, or RSS feed for Free
U-
ON